Salam

Salam mas Jurnalis. Apa kabar?  Sedang mengerjakan apa? Semoga sehat dan bersemangat. Aku nggak tahu apakah sampean akan membaca ini atau tidak. Masih banyak hal penting yang sampean lakukan daripada sekedar membaca curhatan geje ini. Wkwk Tidak tahu kenapa ingin menyampaikan uneg-unegku saja. Uneg-uneg yang sama dengan hari-hari yang lalu. Sama dengan pertanyaan-pertanyaan yang pernah…

The Nekad Traveler

Film ini dibintangi oleh Maudy Ayunda dan Hamisy Dawud. Mereka tidak serasi. Hamisy terlalu dewasa untuk ukuran Maudy. Hmmm, jadi ilfil duluan. Hahaha Trinity (Maudy Ayunda), perempuan Jakarta yang sedang bekerja di salah satu perusahaan. Ia suka melakukan perjalanan. Trinity mencatat tempat-tempat yang ingin ia kunjungi. Masalahnya, sebagai karyawan perusahaan, ia tidak memiliki banyak waktu…

Kami Datang Lagi Cak

Hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maula, ni’mal maula wa ni’man nashir. Cak Nun mengawali membaca ini. Jamaah Ma’iyah menirukan sembari mengantri salim dengan Cak Nun. Betapa sya’ir, shalawat, atau lagu Cak Nun memiliki daya magis tersendiri ketika didengarkan. Bikin adem dan tenang. Ma’iyahan berakhir pukul setengah empat. Aku mengajak Dina untuk mengantri salim dengan Cak Nun…

Tiga Laki-laki di Matraman

Sampai di Gramedia, pembawa acara sudah mempersilakan pengunjung untuk bertanya pada tiga lelaki di Matraman. Aku langsung nyempil di depan panggung kecil. Duduk lesehan seperti pengunjung-pengunjung lain. Tahu Fauzan Mukrim karena berteman di facebook. Tahu Boy Candra karena banyak bukunya yang dipajang di Gramedia. Kukira Boy Candra adalah penulis tua, ternyata masih sangat-sangat muda. Bukunya…

Bye Macet

 Berkali-kali aku menguap. Ngantuk. Melakukan perjalanan di Jakarta akan menguras tenagamu habis-habisan. Meski hanya di satu atau dua tempat. Lebai. Pagi tadi aku memilih busway untuk sampai ke Ciputat. Biasanya menggunakan transportasi kereta. Hanya saja, jika naik busway, kita tidak perlu naik angkot atau memesan ojek online. Busway akan menurunkan penumpang sampai di depan kampus…

Ritual Kami yang Enggak Banget

Pagi ini aku bertolak ke Ciputat dengan busway. Kenapa ke Ciputat? salah satu sahabatku diwisuda. Zeni. Ia teman yang baik dan lucu. Kamu bisa ketawa terpingkal-pingkal ketika berada di sampingnya. Itu yang terjadi padaku saat aku sedang bersamanya. Selepas MA, aku di Jogja dan Zeni masih di Bangsri selama setahun. Setelah itu ia berangkat ke…

Berawal dari Minyak dan Cabai

“Eh Mbak, kene sek, mampir” kata nenek Mulia pagi tadi di pasar. Kena deh, awalnya aku ngumpet-ngumpet supaya tidak terlihat oleh beliau. Eh, nenek Mulia jeli melihat siapa saja yang sliwar-sliwer di depan warung kecil beliau. Kalau ketahuan wajah kita, belio akan menyetop dan menghentikan langkah kami. Seperti yang kualami pagi tadi. Aku mengikuti instruksi beliau…

Bahagiaku Karena

Iseng-iseng mengotak-atik blog. Dalam keisengan itu aku menemukan harta karun yang selama ini kucari. Alamat email yang tak kuingat setelah log in untuk yang pertama kalinya. Mataku membulat, mengamati temuan ini. Yeay, benar! itu tulisan alamat email yang bisa membawaku masuk ke alam blog. Kudapat kau! Kucatat di buku, sebagai pengingat kalau lupa. Semula aku masuk di…

16.02.18

Siang kemarin aku mencari keberadaan pemilik bayangan di lantai atas. Kuberanikan diri untuk menaiki tangga. Bunyi dari listrik yang kehabisan kuota menjadi pengiring suara siang itu. Setelah di lantai atas, aku tidak bergerak. Terdiam di dekat tangga, mencari sosok itu dengan pandangan mata. Sliwer, sekelebat bayangan. Bocah kecil lari-lari di depanku. “Ardaan?” teriakku. Ia adalah…

16.08.18

Tiba di Pondok Ranji, aku berjalan ke tempat pangkalan angkot D22. Di situ aku masuk ke dalam angkot yang akan mengantarkanku sampai gerbang PJMI. Bagaimana aku membahasakan perasaanku yang wadaw itu. Kembali ke Bintaro seperti kembali ke rumah. Aku berjalan kaki menuju rumah ust. Tamam. Ilham menitipkan kunci BI, Shofa, dan Marwah di tempat ust….

16.02.18

Pagi-pagi aku harus ke Bintaro. Mengambil berkas yang harus diserahkan ke kampus. Sekitar setengah delapan aku keluar dari asrama Matraman. Sepi, dan matahari belum naik. Habis gerimis. Aku berjalan kaki ke stasiun Manggarai. Sebelum stasiun, ada pasar pagi di jalan Manggarai. Kulihat bocah perempuan yang menggendong beras yang ditempelkan di perutnya. Ia tampak berhati-hati dengan…

Thesis in Process (TIP)

Kampus menambah satu mata kuliah lagi di semester ini. Sebagai alat pantau yang akan mengawasi perkembangan thesis. Dinamai Thesis in Process. Mata kuliah ini muncul berdasarkan kakak tingkat yang lulusnya sedikit molor. Sedangkan mahasiswa yang dibiayai rakyat se-Indonesia raya harus selesai tepat waktu. Aku membolos dua kali di pertemuan pertama. Minggu pertama masih di rumah….