Pihak Demi Pihak

Narasi ini menceritakan perjalananku ke Depok dan Bogor dengan Heni. Dalam perjalanan itu, ada tokoh-tokoh berikut yang berperan. Heni Lagi-lagi aku janjian dengan Heni. Orang yang super teledor dengan waktu. Padahal aku adalah orang yang sangat memperhatikan waktu. Heni bilang bahwa ia akan pergi pukul sepuluh dari Tigaraksa (Stasiun andalan Heni, selain nama Balaraja yang…

Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin

Pergerakan dari sebuah kegiatan bisa melalui kesadaran dan juga melalui sebuah peraturan. Keduanya tentu bertolak belakang. Kesadaran muncul dari pemahaman bahwa sesuatu itu perlu dilakukan. Kesadaran, semacam menjadi dorongan pribadi. Tidak ada unsur paksaan dari pihak lain. Murni kehendak dari dalam. Inilah yang terjadi pada organisasi IMAN. Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin. IMAN hanya ada di kampus…

Meja Belajar

Meja belajar adalah salah satu alasan kenapa aku langsung sreg dengan Bintaro. Di rumah ini, aku melihat banyak meja belajar yang dimiliki beberapa mahasiswi STAN. Keberadaan meja belajar membuatku berpikir bahwa penghuni rumah ini adalah orang-orang yang mau belajar. Atau barangkali orang yang suka belajar. Kesimpulan yang sangat terburu-buru bukan? Sebelumnya, aku melihat foto Amirul…

Tanda Tanya

Apa yang terjadi dengan pergolakan batinmu jika kau membenci sesuatu di suatu kesempatan. Namun, di kesempatan yang lain kau seperti mengemis-ngemis kepada sesuatu itu. Atau setidaknya, kamu bahagia telah diberi sedikit penghidupan melalui sesuatu itu. Apakah itu tergolong sikap yang luwes dan kondisional atau justru sikap yang mencla-mencle dan tidak konsisten? Ketika itu aku sedang…

Jalan-jalan di Jakarta

Aku datang ke Bintaro hari Ahad. Aku dan Mbak Uzi mengendarai motor dari sini. Mbak Uzi menjemputku di asrama. Kau harus merasakan bagaimana motoran di jalanan Jakarta. Di sepanjang perjalanan, hatiku tak mau berhenti berdetak. Deg-degan dengan kencang. Menakutkan dengan segala sensasi yang tercipta. Banyak hal yang menjadi alasan. Jalanan Jakarta yang muter-muter, kendaraan-kendaraan lain…

Yang Bikin Bad mood

Wajahku menjadi cemberut dan kusut gara-gara macet. Kami serombongan berangkat dari PBNU pukul setengah lima. Menuju Ciganjur, ke Pesantren al-Tsaqafah. Kami melakukan perjalanan di jam-jam yang crowded. Jam pulang kerja. Di jalan tol pun tidak bisa melaju dengan normal. Sekali-sekali masih macet. Betapa hidup ini menjadi sangat berat dengan kemacetan yang tak kunjung terurai. Melakukan…

Good bye Matraman

Bulan depan aku akan pindah ke Bintaro-Tangerang. Hari ini adalah hari-hari terakhirku berada di Matraman. Waktu setahun adalah masa adaptasi dan mencoba menyelami jiwa teman-teman seasrama. Belajar bareng-bareng. Saling mengenal, menguatkan, mencandai, membantu, meledek, marah-marah, dan ketersalingan yang lain. Setelah kita bisa hidup bersama dengan nyaman dan sudah kepenak, aku harus berpindah ke tempat lain….

Ke PBNU

Jalan hidup memang mengagumkan dengan segala tebakan yang sulit dipecahkan. Sebelumnya aku memikirkan bagaimana aku memperoleh seribu dua ribu rupiah untuk menambah uang jajan. Segala tipu muslihat untuk mengakali keadaan yang sepi dari duit kulakukan. Tibalah Mbak Dewi menawarkan suatu pekerjaan dari kakak seniornya di pergerakan. Aku dan Anggi menyanggupi penggawean itu. Jenis pekerjaan apakah…

Alhamdulillah, Aku Cemburu

Sebagai orang yang datar-datar saja, aku selalu bisa mengatasi urusanku yang berkaitan dengan perasaan. Jarang sekali nangis bombay gara-gara wong lanang misalnya. Atau perkara lain yang melibatkan perasaanku. Nampaknya, perasaan bukanlah perkara yang perlu ditakutkan oleh orang-orang sepertiku. Orang yang mati rasa alias tidak berperasaan. Aku akan mengatakan seperti ini sampai nanti apabila aku tidak…

Putus Asa???

Capek menjalani hidup yang penuh kamuflase. Aku benar-benar tidak bisa berkata-kata lagi. Apa yang dimaui orang-orang dengan segala tekhnologi yang kini digenggamnya. Mereka berbuat dan menulis sesuai kemauan mereka sendri. Semua orang menjadi gatel sendiri, tidak bisa menahan dirinya untuk tidak sesuka hatinya dalam menggunakan media sosial. Hidup menjadi sangat simpel penuh keruwetan. Di dunia…

Mak Comblang

Aku tiba di Jogja hari Jum’at. Pada hari Ahad, aku bertolak menuju Krapyak dengan menaiki Trans Jogja. Aku harus transit di Giwangan dan berpindah bis yang akan melewati Halte SMA 7. Acara Pak Samsul dan Bu Ulya digelar di Pelemsewu. Rumahnya berada di belakang kelurahan Panggungharjo. Aku memesan gojek untuk mengantarkanku sampai Pelemsewu. Mempelai perempuan…

Berjalan Sambil Lalu

Aku berangkat ke Jogja hari Kamis pagi. Jam empat pagi aku sudah bangun untuk mempersiapkan barang-barang yang akan kubawa. Sebenarnya tidak mau menenteng banyak barang bawaan, tapi aku selalu merasa penting untuk membawa barang-barang tersebut. Aku mengurangi bajuku biar tasku tidak terlalu penuh. Bapak sampai mengomentariku sembari menyindir, bukankah di Jakarta aku juga punya baju?…