Pasangan pembelajar

Di suatu waktu, aku dan Nely berbincang-bincang, kok rasanya pengen nyari guru di sini. Nely mempunyai dosen yang sangat terbuka dan mau direpoti oleh orang-orang seperti kami. Jadilah di hari Rabu kami berkunjung ke kontrakan bu Dewi di daerah Pulo Gadung, dekat dengan kampus UNJ.

Berbicara dengan beliau, kami merasa nyaman dan enjoy, pengetahuannya luas. Terlebih, pembawaan beliau yang rame, membuat kami betah ngobrol lama-lama. Bu Dewi menempuh studi S1 dan S2nya di Maroko, di Universitas Ibnu Thufail dan Universitas Hasan Tsani. Jarak tempuh studinya pun cukup singkat, 5 tahun untuk S1 dan S2.

Kebetulan sekali, beliau ini adik ipar Pak Ginanjar (dosen kami yang super sekali ilmunya). Suami Bu Dewi bernama Pak Ade Gumilar, sedang menempuh master Hubungan Internasional di UI. Sepasang suami-istri tersebut memang sama-sama suka belajar. Duh, so sweet banget lah. Bu Dewi mengajar di UNJ dan STAINU.
Menurut cerita bu Dewi, Pak Gumilar tidak pernah merujuk pada internet. Bagaimanapun, beliau langsung mencari buku dan buku.

Berkumpul dan dekat dengan orang-orang yang suka belajar membuatku bergairah belajar. Hidup ini menjadi sangat hidup. Bu Dewi menularkan efek positif pada diri kami. Setidak-tidaknya, kami merasa telah dicharge. Meski dengan melawan musuh terberat. Sebentar membaca buku langsung ngantuk. Sungguh, ngantuk adalah tantangan yang masih sulit kutaklukkan.

Asrama Mahasiswa, Matraman Dalam II, Jakarta Pusat
20 Oktober 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s