Kelas Koplo 3

Di pertemuan-pertemuan yang lalu, Pak Radhar menyangsikan buku-buku sejarah yang beredar di publik. Termasuk buku Sejarah Nasional Indonesia yang digarap para sejarawan-sejarawan Indonesia. Pak Radhar berani menunjukkan titik-titik yang salah dari setiap babnya. Beliau sudah meminta Kemendikbud maupun Pak SBY untuk memusnahkan buku SNI. Kalau perlu, buku SNI yang telah beredar, ditarik lagi dari peredaran. Karena apa? Buku-buku itu hanya berisi kebohongan demi kebohongan. Fakta sejarahnya ilusif. Sejarah kita telah didesain. Kita digelapkan dari pemandangan yang sebenarnya.

Pak Radhar menolak buku-buku mainstream, termasuk sejarah yang kita pelajari dari SD sampai Perguruan Tinggi. Hal itu membuat kami bingung menentukan sikap. Kalau segala buku dianggap salah oleh Pak Radhar, kita harus merujuk pada buku-buku seperti apa? Buku-buku babon yang didukung penuh pemerintah juga dipermasalahkan, kemana lagi kita harus lari dan mencari?

Pasar Loak. Pak Radhar selalu mampir ke toko buku loak tiap kali berkunjung ke suatu kota. Buku-buku berharga, beliau dapatkan dari pasar buku loak. Pasar loak menyimpan harta karun peradaban. Jika selama ini kita telah dibohongi oleh sejarah yang telah terdesain, melalui pasar loak, kita mencoba menguak sejarah yang telah lama ditutup-tutupi tersebut.

Hal ini yang membuatku terdorong untuk melancong ke pasar buku loak. Pak Radhar telah berupaya selama 35-40 tahun untuk mengumpulkan data. Pengumpulan data tersebut dilakukan Pak Radhar sebagai bentuk rasa bersyukur beliau atas karunia yang telah diberikan Gusti Allah pada beliau. Karunia hati, pikiran, fisik dan psikis. Sebisa-bisanya beliau menggunakan keempat karunia tersebut dengan maksimal. Kalau tidak, berarti kita telah mendzolimi diri sendiri.

Bagaimana bisa demikian yang terjadi? Selain Indonesia, banyak negara-negara lain yang dikaburkan sejarahnya. Sejarah kita sengaja dibuat tidak utuh. Caranya dibikin missing link. Nggak nyambung. Kepentingannya apa?

Masih dengan sutradara dan skenario yang sama dalam rangka NWO (New World Order). Imperium, Murika, Israel, antek-anteknya, Bilderberg, LSM, World Bank, IMF, Royal Society, BIS (Bank for International Settlement), YAHUDI. Riak-riak kecil yang terjadi disini merupakan efek samping saja dari ombak besar di luar sana. Riak-riak yang masih sangat kecil ini saja sudah menyusahkan, menderitakan, menteror kehidupan orang-orang kecil. Lalu, peduli apa mereka pada kehidupan? Nalarku belum nyampe dalam memahami apa yang sebenarnya mereka lakukan. Dengan keadaanku yang seperti ini, aku hanya bisa mengumpat dan menulis JAHANNAM saja. Mau bagaimana lagi coba?

Menurut cerita Pak Radhar, teori evolusi Darwin, siapa yang menciptakan? Darwin saat itu berkorespondensi dan surat-suratan dengan temannya yang bernama Wales. Aku kurang paham apa yang dimaksudkan Pak Radhar soalnya beliau bercerita dengan suara yang teramat pelan. Haha, apalagi aku memiliki masalah dengan pendengaran. Sependek pemahamanku terhadap pernyataan Pak Radhar, teori evolusi tidak seutuhnya timbul dari pemikiran Darwin. Namun ada ikut campur pemikiran Wales (atau siapa sih namanya, aku juga masih samar-samar mendengarkan nama teman Darwin tersebut).

Apa yang terjadi? Kata Ariel Peterpan (Noah sekarang), “apa yang terjadi, terjadilah. Hanya Tuhan yang tahu setiap umatnya”. Publik kini mengenal bahwa penemu teori evolusi adalah Darwin. Karena apa? Darwin mendapat dukungan dari Royal Society. Aku sih belum melacak siapa Royal Society di google. Mereka adalah para elit ilmuan/intelektual di bawah arahan imperium. Einstein juga menghuni Royal Society. Royal Society barangkali merupakan perpanjangan tangan imperium dalam hal keilmuan. Untuk apa? melancarkan agenda-agenda imperium dong.

Tahu apa yang terjadi menjelang Pak Harto mengundurkan diri dari kursi kepresidenan? Saat itu, B.J Habibi yang menjadi wakil Indonesia sedang menghadiri pertemuan di luar negeri. Pak Habibi bertemu dengan presiden Prancis. Pak Habibi mengulurkan tangan ke presiden Prancis, salaman gitu pantasnya. Presiden Prancis bilang selama pak Harto belum mau turun, presiden Prancis pun tak sudi berslaman dengan pak Habibi.

Sebelum Pak Harto lengser, blio mengundang 9 orang yang dianggap pak Harto bisa diserahi Indonesia. Diantaranya adalah Gus Dur, Cak Nun dll. Maksud Pak Harto, salah satu diantara 9 orang tersebut diminta menggantikan Pak Harto. Pak Harto mau saja turun asal ada pengganti beliau. Nah, 9 tokoh adalah pilihannya. Dibalik semua huru-hara ini, siapa yang memainkan peran besar kalau bukan YAHUDI.

Kejadian di Universitas Trisakti tidak ada apa-apanya dibanding permaianan sebenarnya. Entahlah, dunia ini sungguh tak terduga. Asyik saja kita dipermainkan. Okelah, kami adalah pemain yang baik, tentu akan memerankan adegan-adegan dengan baik pula. Tidak perlu khawatir.

Mas Hisyam bertanya, sejarah sebenarnya tidak diketahui banyak orang. Lalu mengapa Pak Radhar selaku orang yang telah mengetahuinya, justru menutup-nutupi semua ini? Pak Radhar bilang bahwa setingkat Wales aja tidak mampu menghadapi Roral Society, apalagi Pak Radhar. Menyadarkan pemerintah aja tidak mudah, mau bagaimana lagi? Pak Radhar bisa apa coba kecuali berusaha sedemikian rupa mengungkap fakta dengan begadang tiap malam? Tidur setengah empat, jam empat sudah bangun lagi. Itulah yang bisa dilakukan Pak Radhar, berusaha sekuat-kuat beliau dengan caranya sendiri.

Imperium memang “kejaam, oh kejaam”, kata lagu dangdut. Dengan begitu, pak Radhar menjadi orang yang berintegritas. Orang yang bermutu tinggi. Bisa disebut insan kamil ketika telah memiliki keselarasan antara ucapan, hati, pikiran dan bahasa tubuh. Semuanya kompak, tidak ada yang dusta seperti politikus-politikus itu. Hehe

Asrama Mahasiswa, Matraman Dalam II, Jakpus
01 November 2016 (menjelang demo Pak Ahok 4 November mendatang. Siap-siap memahami lapangan. Kalau denger suara tembakan, harap tiarap, tidak perlu lari. Perhatikan snipper-snipper dari gedung-gedung yang tinggi. Kata dr. Joserizal. Kali ini aku tidak sependapat dengan sikap pak dokter dalam menyikapi demo Ahok. Padahal selama ini aku mengiyakan apa yang beliau posting mengenai NKRI, suriah, Imperium dll. Any way. Kita tak bisa menyeragamkan pendapat. Its Okay, meski terasa berat).

Ngetik bersama temen-temen asrama di ruang tengah lantai 2, mbak Dew n Neli al-Fatah. Haha

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s