Belajar Menulis dengan Mas Fathurrahman Karyadi

Malam Sabtu kami belajar menulis lagi di kantor NU Online. Kali itu didatangkan eks wartawan OkeZone, Mas Fathurrahman Karyadi. Ia alumnus Tebuireng Jombang. Dua novelnya sudah terbit. Banyak hal baru yang diberikan Mas Fathur. Aduh, aku kok lupa nama panggilannya ya.

Mengenai bentuk-bentuk tulisan. Ada jenis tulisan yang memiliki konfliknya di bagian depan, berbentuk piramida terbalik. Juga ada yang bener-bener piramida. Piramida yang tidak terbalik. Ada jenis tulisan yang inti persoalannya di awal dan di akhir. Kalau puisi, harus dibaca semua, dari awal hingga akhir. Kalau tidak komplit membacanya, kita nggak bakalan faham. lalu ada karya yang konfliknya di tengah saja. Jenis apa ini? ialah semacam novel atau cerita fiktif. Kalau tidak baca bagian tengahnya, dijamin tidak tahu-menahu.

Niat hati mau menggambar sesuai konten, biar memudahkan gitu, eh kok nggak paham urusan desain-mendesain begini. Mau mengarsir juga belum tahu caranya.

 

 

 

 

 

 

Penulis biasanya bingung bagaimana memulai, bagaimana mencari ide. Ada beberapa perkara yang bisa dijadikan rangsangan untuk memancing kemunculan ide. Sumber tulisan berasal dari macem-macem perkara. Bisa dari pengalaman, pengetahuan dan imajinasi. Pengalaman dan pengetahuan tergolong fakta, sedangkan imajinasi masuk dalam naungan karya fiktif.

Fakta memiliki cabang lagi. Yaitu news dan views/opini. News tuh menyajikan fakta sebagaimana adanya. Barangkali semacam menarasikan data-data. Berita terbagi ke dalam dua macam lagi. Berita yang terus terang, tanpa basa-basi segala. Dinamakan straight news atau berita yang lurus. Kalau kepribadian orang, mungkin orang yang datar. Hahaha. Kebalikan dari straight news adalah feature news atau jurnalisme sastrawi. Berita yang disampaikan dengan bahasa fiksi. Penyampaiannya meliuk-liuk, pake ramah-tamah terlebih dahulu. Jurnalisme sastrawi  merupakan gabungan dari pengetahuan dengan imajinasi. Straight news dan feature news ini memuat jawaban dari pertanyaan 5W dan 1H.

Mas Fathur menceritakan proses kretifnya ketika menulis novel. Kuncinya Cuma ATM. Amati, tiru dan modifikasi. Pengamatan dan peniruan bisa kita lakukan jika kita sudah membaca karya seblumnya. Sedangkan modifikasi merupakan inovasi kita sendiri.

Di OkeZone, Mas Fathur menjadi editor bahasa. Pekerjaannya berada di tiga wilayah antara keseragaman, typo, dan logika. Keseragaman didapat melalui KBBI atau bahasa slingkung (bahasa yang khas digunakan suatu media). Kita juga bisa mengakses kateglo.com yang mencakup tesaurus dan glosarium. Cakupannya lebih luas dari KBBI.

Mengenai judul, Mas Fathur memberitahu kami rumus yang mudah dihafal namun belum tentu mudah menerapkannya. Yaitu sipalas (Singkat, padat, lugas, dan jelas).

Di tengah-tengah belajar, ada penyerahan sertifikat Kelas Menulis angkatan ketiga kepada peserta. Kami ditugasi Mas Abah meliput dan mencari berita. Lalu kami harus menyajikannya pula. Tulisan kita langsung dikoreksi Mas Fathur. Tulisanku banyak mendapatkan koreksi, harus banyak belajar lagi. Tapi kata Mas Fathur, tulisanku layak naik. Maksudnya pantas jika dipublikasikan. Wkwkwk

Sebelum menyerahkan sertifikat, Pak Ni’am memberikan sambutan yang cukup keren. Kalau mau berhasil dan sukses, kita harus melalui 10.000 jam terbang. Dengan jumlah segitu, kita bisa memperoleh kematangan. So, sudah berapa jam yang kugunakan untuk menekuni tulisan dan membaca? Ah, paling-paling baru 30 jam. Masih kurang 9.970 jam lagi. Hahaha. Ngarang.

Kemarin kami di kantor redaksi sampai jam 12 malam. Teh Nelly, istri Mas Abah, mulai bosan dan bad mood. Berulang-kali minta pulang. Mas Abah bilang kalau apa yang sedang dilakukan adalah untuk NU, investasi jangka panjang.

Mas Abah juga bilang kalau pengen mengajari kami untuk menulis opini atau feature. Duh, seneng sekali. Dengan begitu, kita bisa berkembang. Mas Fathur menyarankan kami supaya kami berangkat dari karya fiktif. Kalau sebelumnya bergelut dengan fiksi, kita akan mudah beradaptasi ketika terjun ke dunia non-fiksi.

 

Asrama Mahasiswa, Matraman Dalam II, Jakarta Pusat

23 Februari 2017

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s