Sang Anak (Tagore)

Baru saja menyelesaikan buku yang berisi dialog pertunjukan panggung yang ditulis Rabindranath Tagore. Judulnya Sang anak. Dikisahkan ada sebuah keluarga besar. Di dalamnya terbagi pada keluarga-keluarga kecil. Satish, nama sang anak. Memiliki ayah yang mendidiknya secara keras dan tradisional. Ayah Satish tidak mengizinkan Satish memakai baju-baju ala orang Inggris. Karena bagaimana pun, itu adalah harga…

Wilayah Baru

Kemarin datang ke Jl. Cikini Raya no. 43, kantornya Indonesia Untuk Kemanusiaan. Tertarik datang karena ada nama Denny Siregar sebagai salah satu pemantik diskusinya. Dua pembicara lainnya adalah Mas Geger Riyanto dan Ms Nomo anak UI. Denny Siregar habis menulis status mengenai ketidaksepahamnya dengan petani-petani yang menyemen kakinya di depan Istana Presiden. Aku datang agak…

Kekinian Kiai Moqsith

Kemarin Bu Zakiah tidak masuk karena sakit. Jadilah hamba perempuan satu-satunya di kelas. *Abaikan Pak Moqsith adalah intelektual muda NU. Beliau memiliki artikulasi yang runtut dan bagus. Selalu menyelingi penjelasan dengan guyonan ringan. Meski kami tertawa karena kelucuan yang diceletukkan Pak Moqsith, beliau bersikap biasa-biasa saja. Kalau tubuhku sampai terguncang menahan tawa, Pak Moqsith hanya…

Tak Bisa Kumengerti

Kemarin sore, yang datang ke asrama Cuma dua bocah. Qisti sama Ismi. Jadi teringat dulu jaman masih ngaji di rumah bu Subi. Seringnya, aku dan Mbak Idha yang ngaji. Teman-teman lain absen dan bolos, tidak berangkat. Ibunya bu Subi (Makdhe Narti) pernah bilang bahwa tidak anak di RT kami yang serajin Mbak Idha dan aku….

Kisah yang Tidak Tunggal

Tiba-tiba tertarik memperhatikan kisah-kisah asmara yang tidak tunggal dan seragam. Masing-masing memiliki variasinya sendiri. Kamandanu yang pendiam dan tidak berani mengungkapkan isi hatinya. Padahal ia memang memiliki rasa terhadap Nari Ratih. Kamandanu tidak mengerti apa yang sedang terjadi pada dirinya. Ratih menjadi geregetan sendiri atas sikap Kamandanu. Nari Ratih hanya menunggu, namun Kamandanu tidak bisa…

Sekelumit Perbincangan di Kelas Historiografi Islam Nusantara

Tulisan ini dirangkum dari kuliah Historiografi Islam Nusantara yang diampu oleh Kiai Agus Sunyoto, Dr. Nasrullah Jassam, dan Pak Ali mashar. Sedangkan materi di bawah ini, disampaikan oleh Pak Agus Sunyoto. Beliau tinggal di Malang, dua minggu sekali masuk kelas. Di jam-jam lain, berganti-gantian dengan dosen lain. Untuk mengenal beliau lebih lanjut, berikut kuketikkan kembali…

Dipasung Semen Jilid II

Petani Kendeng melakukan aksi lanjutan dengan mengecor kaki dengan semen di depan Istana. Menuntut para pemangku kuasa untuk menaati hukum. Sebelum-sebelumnya, mereka telah melakukan aksi longmarch sebanyak tiga kali dan mengecor kaki. Aksi yang dikatakan orang-orang sebagai aksi yang melukai diri sendiri. Salah satu peserta aksinya meninggal dunia. Ialah Bu Patmi. Dengan cara apa lagi…

Gawean

Mungkin apa yang kulakukan dengan transkripsi bukanlah pekerjaan besar. Aku hanya ingin mengumpulkan materi-materi yang disampaikan di dalam kelas. Tidak akan tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Hanya menyayangkan jika proses dialektika dan ilmu hanya berputar di kepala-kepala kami yang masuk kelas. Kami ingin mendokumentasikan dan membocorkan kepada khalayak luas. Biar tidak penasaran…

Naira Layali (Semacam Cerpen)

NB: Lagi nyoba nulis cerita fiksi, bagaimana jadinya? Secara, aku bukan orang yang bisa berimajinasi tinggi. Kalau berpikiran absurd dan aneh sih sering. Tapi kan nggak menjamin, kualitas pikiran absurdnya dapat diterima orang ketika sudah tertuang dalam tulisan. Juga, aku bukan orang yang memiliki kelembutan hati, dijamin tulisan ini akan terasa sangat “datar” dan “dingin.”…

Seharian Ini

Jam setengah enam aku bertolak menuju stasiun Pasar Senen, menemui Eka yang mau balik ke Jogja. Aku menitipkan kartu Koppontren Dek Nopi yang ikut terbawa di dompetku. Hahaha. Aku menaiki angkot 01A, eh ketemu ibu-ibu yang jualan masker, sarung tangan, dan kaus kaki yang biasa mangkal di depan kampus. Beliau habis kulakan di Kota. Kami…

Turats Fikih Nusantara

Berikut merupakan karya-karya ulama Nusantara di bidang fikih dari masa ke masa. Materi ini disampaikan oleh Pak Ahmad Ginanjar Sya’ban. Dosen yang bersemangat dan selalu kepo terhadap banyak hal. Maksudnya, selalu terdepan jika menyangkut suatu ilmu. Karya fikih pertama yang ditulis oleh ulama Nusantara adalah As-Sirath al-Mustaqim, oleh Nuruddin al-Raniri, abad 17. Kitab tersebut masih…

Kiai Said Aqil Siraj

Aku berada di gedung PBNU, menunggu waktu shalat yang akan diimami Pak Said Aqil Siraj. Kebetulan sedang ada semacam wawancara di salah satu ruangan. Aku mencoba menyimak, ternyata Pak Said juga ada di sana. Di acara-acara seperti itu, tidak terlalu digemari orang-orang sehingga ruangannya tidak terlalu ramai. Tiba-tiba Pak Said bertanya padaku: “Mau mendengarkan wawancara?”…