Berjalan Selalu

 

Ibuku sayang engkau terus berjalan

Walau telapak kaki penuh darah penuh nanah

Berkali-kali merasakan hidup yang tidak hidup. Zombie. Hidup tanpa ruh dan nyawa. Begitulah asa, selalu naik-turun. Pinter-pinternya kita mengakali dan menyiasati keadaan. jangan sampai diperdaya oleh keadaan.

Seperti aku hari ini. Seharian tanpa kejelasan hidup. Ingin nangis, jengkel, marah. Barangkali karena aku terbilang senior di sini, maka segala rasaku kutekan. Menimbang pantas atau tidak pantas. Aslinya sudah uring-uringan, tapi berpura-pura stay cool meski tetap kelihatan bad moodnya. Kalau sudah begitu, aku hanya diam menunggu gejolak rasaku meredam dan menghangat kembali.

Beda ketika kita masih memiliki teman-teman seperantara, kita akan mudah mengekspresikan segala rasa. Kalau dipikir-pikir, kenapa aku harus dan perlu berakting? Mungkin aku mengira kalau orang seusiaku sudah tidak pantas bersikap labil dan menggebu-gebu. Sudah saatnya kalem dan mengayomi. Apalagi di depan bocah-bocah yang usianya di bawah kita. Makanya di sini aku mudah dekat dengan orang-orang yang seusia. Rasanya nyambung kalau ngobrol. hahaha

Apakah karena ada sedikit konflik yang mendatangi kita sehingga diri kita sedikit terkoyak? Bisa jadi demikian. Untuk menstabilkan keadaan, butuh beberapa waktu untuk berdamai dan berkawan dengan keadaan. Nih ada lagunya Lenka, Troble is the Friends.

Trouble will find you no mater where you go, oh oh. 
No Matter if you’re fast no matter if you’re slow, oh oh.
The eye of the storm and the cry in the morn, oh oh.
Your fine for a while but then start to loose control.

Chorus 1:
He’s there in the dark,
he’s there in my heart,
he waits in the winds
he’s gotta play a part.
Trouble is a friend,
yeah trouble is a friend of mine. oh oh!

Trouble is a friend but trouble is a foe, oh oh.
And no matter what I feed him he always seems to grow, oh oh.
He sees what I see and he knows what I know, oh oh.
So don’t forget as you ease on down the road.
Chorus 1
Chorus 2:
So don’t be alarmed if he takes you by the arm.
I won’t let him win, but im a sucker for his charm.
Trouble is a friend,
yeah trouble is a friend of mine. Oh oh!

Oh how I hate the way he makes me feel.
And how I try to make him leave; I try.
Oh Oh I try!

Chorus 1
Chorus 2
Oh, Oh. 

Di waktu sulit seperti ini, aku mengingat banyak pihak yang konsisten dengan hidupnya. Aku tidak pernah benar-benar menggali pelajarannya. Mereka adalah orang-orang yang menjalankan perannya dengan sebaik-baiknya. Mamak dengan sawahnya, Bapak dengan tanggungjawabnya pada keluarga, Pak Ma’ruf dengan langgar kecilnya, simbah dengan adzannya, Simbah penjual nasi di pasar dengan jualannya, Mbah Manaf dengan nguri-nguri tradisinya. Lalu apa yang telah kulakukan sejauh ini? Aku belum melakukan apapun yang bermanfaat. Bahkan aku belum selesai dengan diriku sendiri sehingga belum bisa memikirkan hidup orang lain. Padahal hidupku bukanlah hidupku seluruhnya. Ada hidup-hidup lain yang mestinya menjadi bagian dari hidupku.

sekacau-kacaunya perasaan kita, kita tetap harus bekerja dan bergerak. Entah itu mencuci, nyetrika, membaca, menulis, mandi, shalat, makan dst. Realitis saja, kita tetap harus melanjutkan hidup kita. Kalau tidak diri kita yang memikirkan diri kita sendiri, mau mengandalkan siapa memangnya? Kukasih tahu juga, menulis memang mudah semacam omdo gitu. Giliran mempraktikkannya, kita terseok-seok seolah ditantang apakah ucapan dan laku kita bisa selaras?

Dulu aku memang sering terpesona melihat orang yang pinter ngomong. Kesannya keren. Setelah ke sini-sini, melihat karakter orang yang bermacam-macam, ingin rasanya mengulek mereka yang suka plin-plan. Puinter kalau memberi masukan, kritikan, saran, dan nasehat. Lha kok kita melihat dengan mata kepala sendiri kalau tingkah-lakunya berkebalikan 180 derajat. Jadi ingin makan nasi goreng. Hehehe.

Never ending procces Ell, yang sabar aja dalam menjalani kehidupan ini. Ayolaah, sabar dan pelan-pelan saja.

 

Asrama Mahasiswa, Matraman Dalam II, Jakarta pusat

01 Maret 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s