Tsamara Amany

Kenal Tsamara Amany dari tulisannya di facebook yang dibagikan oleh mas Novriantoni Kahar. Yang terjadi di kemudian hari adalah stalking facebooknya. Cantik, tinggi semampai, anggun, elegan, dan berwawasan. Oiya, usianya masih terlampau muda untuk ukuran hidupnya yang sudah berkiprah di jalan politik yang dipilihnya.

Tsamara adalah mahasiswi Paramadina. Semula, ia berkeinginan untuk bergabung dengan Paramadina lantaran mas Anis. Tsamara melihat mas Anis sebagai seorang tokoh yang bisa diandalkan untuk negeri ini.

Saat semester berapa (aku nggak tahu persisnya), Tsamara magang di Kantor Gubernur DKI. Dari situ, ia melihat dan merasakan sendiri bagaimana kepemimpinan pak Ahok. Di masa-masa pilkada DKI, ia membanding-bandingkan kinerja kedua paslon. Ketika Tsamara terbiasa dengan kerja dan kerja, di kesempatan yang lain, ia mengalami dan menjumpai suasana yang tidak kondusif di suatu wilayah kekuasaan mas Anis. Aku juga lupa dimana tempat persisnya Tsamara magang. Mungkin ia magang di kantor gubernur dan melanjutkan magang di Kemendikbud yang saat itu masih dibawahi mas Anis.

Tsamara sedikit kecewa dengan sosok mas Anis, padahal di masa-masa sebelumnya, ia begitu mengagumi sosok mas Anis.

Sampai akhirnya, Tsamara bergabung dengan partai baru yang bernama Partai Solidaritas Indonesia. Usianya kini masih 20 tahun. Ia memilih terjun ke dunia politik karena terinspirasi oleh pak Ahok. Selain pak Ahok, pak Jokowi adalah tokoh idola Tsamara.

Ketika pak Ahok mendapatkan banyak karangan bunga dari beberapa warga DKI, pak Ahok justru mengirim bunga ke Tsamara. Setelah bergabungnya Tsamara ke PSI.

Tsamara ingin membuktikan bahwa tidak semua generasi milenial awam dengan politik dan apatis terhadap hidup sebenarnya. Tsamara adalah anak muda yang memiliki kepedulian terhadap dunia politik dan memiliki wawasan politik. Tidak semua generasi milenial hidup secara ngepop dengan rutinitas selfi, berdandan, belanja-belanja, makan-makan, dan lain sebagainya.

Di usianya yang masih ranum, Tsamara telah menemukan jalannya. Dan aku?? masih meraba-raba, dimana jalanku. Duh Gusti mugi paringo ten margi keleresan.

Asrama Mahasiswa, Matraman Dalam II, Jakarta Pusat

02 Mei 2017 (22:58)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s