Komunitas Solid

Aku bersyukur bisa bergabung dengan IMAN. Komunitas solid tiada tanding. Kekeluargaannya rekat. Sebagai pendatang baru, aku terheran-heran bagaimana mereka memiliki karakter diri yang hampir serupa. Pembelajar yang baik, peka, mandiri, open kepada adik-adik tingkat, tidak ada jarak pemisah antara senior dengan junior, dewasa, santun, feminim, halus-halus, mudah menolong, dan masih banyak lagi. Sebagai orang dengan…

Hidup Santai dan Selloow

Aku berangkat ke Kramat dengan membawa uang beberapa puluh ribu. Lima ribu kularikan ke penjual jajanan di samping Stasiun Pondok Ranji. Tiga belas ribu kumasukkan ke dalam mesin pembelian tiket Commuterline. Tiba di stasiun Cikini pukul setengah empat. Kelas Menulis dijadwalkan pukul tiga sore. Aku telat setengah jam. Aku belum membikin tulisan yang bisa dikoreksi…

Berasa Emak-Emak

Hampir tiga minggu aku tinggal di Bintaro. Di minggu kedua, bocah-bocah sedang DINAMIKA selama seminggu. DINAMIKA adalah kegiatan masa orientasi mahasiswa-mahasiswi baru PKN STAN. Aku yang pengangguran di sini, bosan juga di rumah terus. Paling-paling hanya masak, cuci piring, cuci baju, makan, tidur, nyapu, dan lain-lain. Aku harus keluar dari rumah, sekedar mengusir kebosanan. Aku…

Cerita Sepagi di KRL

 Matahari belum beranjak naik ketika aku harus kembali ke Bintaro. Godaan apa lagi kalau tidak malas-malasan gerak. Hendak pulang pun, aku masih belum mau beranjak. Berdiam diri di Asrama Matraman. Suka tidak suka, aku harus segera meluncur ke Bintaro. Aku harus bersiap-siap, mampir ke pasar untuk membeli kue samir dan air mineral. Ahad pagi adalah…

Du

“Nggak mau ah, masakan Mbak Elysa nggak enak,” jawab Dubidu atas ajakanku untuk main ke Bintaro. Sebagai orang Jawa, kita tidak bisa lepas dari yang namanya basa-basi. Saat itu, aku sedang menginap di Matraman dan hendak pulang ke Bintaro. Aku menawari teman-teman untuk main ke Bintaro. Kalau mau, aku akan memasak untuk mereka. Kalimat di…

Mengambil Teks Sepotong-sepotong

Taman Ismail Marzuki, aku berada di sana untuk kesekian kalinya. Mendatangi acara Kenduri Cintanya Cak Nun. Aku dibangunkan Ibah pukul sebelas malam. Kemudian aku pergi ke kamar mandi, menggosok muka, dan shalat Isya. Setelah beres urusan muka, aku langsung memesan gojek. Aku sudah gugup duluan karena hampir tengah malam. Dan Abang Gojek itu menelpon beberapa…

Pihak Demi Pihak

Narasi ini menceritakan perjalananku ke Depok dan Bogor dengan Heni. Dalam perjalanan itu, ada tokoh-tokoh berikut yang berperan. Heni Lagi-lagi aku janjian dengan Heni. Orang yang super teledor dengan waktu. Padahal aku adalah orang yang sangat memperhatikan waktu. Heni bilang bahwa ia akan pergi pukul sepuluh dari Tigaraksa (Stasiun andalan Heni, selain nama Balaraja yang…

Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin

Pergerakan dari sebuah kegiatan bisa melalui kesadaran dan juga melalui sebuah peraturan. Keduanya tentu bertolak belakang. Kesadaran muncul dari pemahaman bahwa sesuatu itu perlu dilakukan. Kesadaran, semacam menjadi dorongan pribadi. Tidak ada unsur paksaan dari pihak lain. Murni kehendak dari dalam. Inilah yang terjadi pada organisasi IMAN. Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin. IMAN hanya ada di kampus…

Meja Belajar

Meja belajar adalah salah satu alasan kenapa aku langsung sreg dengan Bintaro. Di rumah ini, aku melihat banyak meja belajar yang dimiliki beberapa mahasiswi STAN. Keberadaan meja belajar membuatku berpikir bahwa penghuni rumah ini adalah orang-orang yang mau belajar. Atau barangkali orang yang suka belajar. Kesimpulan yang sangat terburu-buru bukan? Sebelumnya, aku melihat foto Amirul…

Tanda Tanya

Apa yang terjadi dengan pergolakan batinmu jika kau membenci sesuatu di suatu kesempatan. Namun, di kesempatan yang lain kau seperti mengemis-ngemis kepada sesuatu itu. Atau setidaknya, kamu bahagia telah diberi sedikit penghidupan melalui sesuatu itu. Apakah itu tergolong sikap yang luwes dan kondisional atau justru sikap yang mencla-mencle dan tidak konsisten? Ketika itu aku sedang…

Jalan-jalan di Jakarta

Aku datang ke Bintaro hari Ahad. Aku dan Mbak Uzi mengendarai motor dari sini. Mbak Uzi menjemputku di asrama. Kau harus merasakan bagaimana motoran di jalanan Jakarta. Di sepanjang perjalanan, hatiku tak mau berhenti berdetak. Deg-degan dengan kencang. Menakutkan dengan segala sensasi yang tercipta. Banyak hal yang menjadi alasan. Jalanan Jakarta yang muter-muter, kendaraan-kendaraan lain…

Yang Bikin Bad mood

Wajahku menjadi cemberut dan kusut gara-gara macet. Kami serombongan berangkat dari PBNU pukul setengah lima. Menuju Ciganjur, ke Pesantren al-Tsaqafah. Kami melakukan perjalanan di jam-jam yang crowded. Jam pulang kerja. Di jalan tol pun tidak bisa melaju dengan normal. Sekali-sekali masih macet. Betapa hidup ini menjadi sangat berat dengan kemacetan yang tak kunjung terurai. Melakukan…